Kepala Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM UINFAS Bengkulu Edukasi Masyarakat Jaga Kesehatan dan Lingkungan di Musim Kemarau

Bengkulu, 28 Agustus 2026 — Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu turut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan selama musim kemarau melalui program “Bengkulu Menyapa” RRI Pro 1 Bengkulu, Jumat (28/8/2026).

Dialog bertema “Menjaga Kesehatan dan Lingkungan di Musim Kemarau” tersebut menghadirkan Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA., C.TL., C.PS., Kepala PLH LPPM UINFAS Bengkulu, bersama Dr. Deri Kermelita, SKM., M.PH., Akademisi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Dalam dialog tersebut, Fadilah menekankan bahwa dampak musim kemarau tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya ketersediaan air, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu membangun kebiasaan hemat air, menjaga sumber air, tidak membakar sampah maupun lahan, serta mempertahankan dan memperbanyak vegetasi.

“Menjaga kesehatan di musim kemarau tidak dapat dipisahkan dari menjaga lingkungan. Ketika air, udara, vegetasi, dan kebersihan lingkungan kita jaga, pada saat yang sama kita juga sedang melindungi kesehatan masyarakat,” ungkap Fadilah.

Melalui kesempatan tersebut, PLH UINFAS Bengkulu juga mendorong penguatan kesadaran lingkungan berbasis ekoteologi, bahwa menjaga alam merupakan bagian dari amanah dan tanggung jawab manusia. Perguruan tinggi diharapkan terus mengambil peran melalui edukasi, konservasi air, penghijauan, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dialog yang dipandu Agnes tersebut disiarkan langsung melalui RRI Pro 1 Bengkulu 92,5 FM dan kanal digital RRI Bengkulu.

Perkuat Kualitas Riset, LPPM UIN FAS Bengkulu Selenggarakan Seminar Antara Penelitian Secara Daring

Bengkulu, 28 Agustus 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Seminar Antara Penelitian Tahun 2026 pada Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., didampingi Sekretaris LPPM, Dr. Armen Tedy, S.Th.I., M.Ag.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si. menyampaikan bahwa Seminar Antara merupakan bagian penting dari tahapan pelaksanaan penelitian. Melalui forum ini, para peneliti diharapkan dapat mempresentasikan perkembangan penelitian yang telah dilakukan sekaligus memperoleh masukan konstruktif dari para reviewer.

Ketua LPPM juga menekankan pentingnya keseriusan para peneliti dalam menindaklanjuti setiap catatan, evaluasi, dan rekomendasi yang diberikan oleh reviewer. Menurutnya, proses penelitian tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan, tetapi harus diarahkan pada peningkatan kualitas luaran serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

“Seminar Antara ini menjadi ruang bagi para peneliti untuk melihat kembali sejauh mana perkembangan penelitian yang telah dilaksanakan. Setiap masukan dari reviewer hendaknya menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar hasil penelitian dapat lebih berkualitas, memiliki luaran yang jelas, serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Dr. Rini Fitria dalam arahannya.

Ia juga mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian seminar dengan baik dan terbuka terhadap berbagai masukan dari reviewer. Dengan demikian, proses penelitian dapat berjalan sesuai dengan target dan menghasilkan karya akademik yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

    
Seminar Antara Penelitian diikuti oleh para reviewer dan peserta peneliti di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pelaksanaan penelitian, khususnya untuk mempresentasikan perkembangan hasil penelitian serta memperoleh masukan dan evaluasi dari para reviewer.

Melalui Seminar Antara ini, LPPM UIN FAS Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen dan peneliti. Masukan, evaluasi, dan rekomendasi dari reviewer diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan penelitian sehingga menghasilkan karya akademik yang berkualitas, relevan, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat.

Pelaksanaan Seminar Antara Penelitian secara daring juga menjadi bentuk komitmen LPPM dalam menghadirkan proses pembinaan dan evaluasi penelitian yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

PUSAT LINGKUNGAN HIDUP (PLH) LPPM UIN FAS Bengkulu Siapkan 2.400 Bibit Pohon untuk Penghijauan Kampus


Bengkulu 26 Agustus 2026 — UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM menyediakan 2.400 bibit pohon untuk mendukung penghijauan, penambahan ruang terbuka hijau, konservasi, dan penguatan kampus hijau.

Ketua LPPM UINFAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, M.Ag., menyampaikan bahwa penyediaan bibit tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

“Penghijauan kampus bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. Kami berharap seluruh sivitas akademika dapat memanfaatkan bibit ini dengan baik serta merawatnya secara berkelanjutan,” ujar Dr. Rini Fitria.

Rincian Bibit

Bibit yang tersedia terdiri atas:

* Durian: 900 batang
* Matoa: 500 batang
* Alpukat: 350 batang
* Nangka: 100 batang
* Rambutan: 100 batang
* Cemara: 300 batang
* Ketapang: 150 batang

Tanaman buah berjumlah 1.950 batang, sedangkan tanaman penghijauan berjumlah 450 batang. Bibit tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peneduh, penyerap karbon, penguat lanskap, tanaman produktif, serta sarana edukasi dan konservasi lingkungan.

Kepala Pusat Lingkungan Hidup, Fadilah, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa distribusi bibit akan dilakukan secara terkoordinasi agar penanaman sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan kampus.

“Setiap jenis tanaman memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Karena itu, penentuan lokasi, jarak tanam, serta pola pemeliharaan perlu diperhatikan agar bibit dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang,” jelas Fadilah.

Prosedur Pengajuan

Bibit dapat dimanfaatkan oleh fakultas, program studi, unit kerja, lembaga, organisasi kemahasiswaan, dan unsur sivitas akademika lainnya.

Pengajuan dilakukan melalui Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui Ketua LPPM UINFAS Bengkulu. Prosedur ini diperlukan untuk memastikan pencatatan distribusi dan kesesuaian pemanfaatan bibit.

Untuk penanaman di dalam lingkungan kampus, lokasi wajib dikonsultasikan dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan PLH LPPM. Koordinasi mencakup kesesuaian jenis tanaman, jarak tanam, fungsi kawasan, fasilitas sekitar, dan rencana tata ruang hijau kampus.

Penerima bibit juga diharapkan melakukan pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan pohon agar penanaman memberikan manfaat ekologis jangka panjang.

Ketersediaan bibit ini menjadi peluang bagi seluruh sivitas akademika untuk memperkuat gerakan penghijauan dan mewujudkan UINFAS Bengkulu sebagai kampus hijau yang berkelanjutan.

Mari mengajukan, menanam, dan merawat bibit untuk menghadirkan lingkungan kampus yang lebih hijau bagi generasi mendatang.

Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN FAS Bengkulu dan Sekolah Tahfidz Fatimah Jajaki Kolaborasi Wujudkan Sekolah Lestari dan Zero Waste


Bengkulu — Kepala Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA, melakukan kunjungan ke Sekolah Tahfidz Fatimah jenjang SMP dan SMA di Kota Bengkulu sebagai tindak lanjut atas permintaan kolaborasi dari Yayasan Daarul Iman Bengkulu pada hari Selasa 18 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi pada 4 sekolah binaan Yayasan dalam membangun tata kelola lingkungan sekolah yang lebih lestari, sehat, nyaman, dan berorientasi pada prinsip zero waste. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan fisik sekolah, tetapi juga mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.

Kepala Sekolah Tahfidz Fatimah, Euis Santika Dewi, menyambut baik kunjungan survei dan berharap rencana kolaborasi segera terwujud. Penguatan tata kelola lingkungan dipandang sejalan dengan upaya sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah peluang kolaborasi menjadi perhatian, terutama pengelolaan sampah dari sumbernya, pembiasaan pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, optimalisasi kebersihan dan penghijauan lingkungan sekolah, serta pengembangan budaya zero waste yang melibatkan seluruh warga sekolah.


Kepala PLH LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, menyampaikan bahwa tata kelola lingkungan sekolah idealnya tidak berhenti pada persoalan kebersihan semata. Lebih jauh, kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Semangat tersebut selaras dengan konsep ekoteologi, yaitu cara pandang yang menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Dalam perspektif Islam, manusia mengemban amanah sebagai khalifah fil ardh yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan mencegah kerusakan di muka bumi.

Kolaborasi antara Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Yayasan Daarul Iman Bengkulu diharapkan selanjutnya dapat dikembangkan dalam bentuk program-program konkret dan berkelanjutan. Sekolah Tahfidz Fatimah dapat menjadi ruang pembelajaran lingkungan yang mengintegrasikan nilai keislaman, pendidikan karakter, dan praktik pengelolaan lingkungan yang lestari.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan tumbuh budaya sekolah yang menjadikan kepedulian lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. Semangat “menghafal ayat, menjaga alam” dapat menjadi salah satu wujud nyata bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan dan dipahami, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan.

Kepala Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu Hadiri Penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual pada Peringatan Hari Pengayoman ke-81


Bengkulu, 19 Agustus 2026
– Kepala Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Khosi’in, M.Pd.Si., menghadiri kegiatan penyerahan sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) yang diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Pengayoman ke-81 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bengkulu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bengkulu tersebut menjadi momentum penting dalam memberikan apresiasi kepada para akademisi dan peneliti yang telah menghasilkan karya intelektual serta mendorong budaya perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menerima sertifikat Kekayaan Intelektual, yaitu:

  1. Vebbi Andra, dkk.
  2. Khozin Zaki
  3. Falahun Ni’am, dkk.

Kehadiran Kepala Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu merupakan bentuk dukungan nyata lembaga terhadap peningkatan produktivitas riset dan perlindungan hasil karya dosen melalui pencatatan serta pengelolaan kekayaan intelektual.

Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen LPPM dalam mendorong budaya inovasi dan penguatan ekosistem riset yang berorientasi pada perlindungan karya akademik.

“Penerimaan sertifikat Kekayaan Intelektual ini menjadi bukti bahwa dosen UIN FAS Bengkulu terus menghasilkan karya-karya inovatif yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. LPPM akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi agar semakin banyak karya dosen yang memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan Kekayaan Intelektual,” ujar Dr. Rini Fitria.

Lebih lanjut, Dr. Rini berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan kualitas penelitian yang berdampak luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemaslahatan masyarakat.

Partisipasi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bengkulu dalam membangun kesadaran pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai aset strategis bangsa.

PELAKSANAAN FASILITASI 1.000 PENCATATAN HAK CIPTA GRATIS

📢 INFORMASI PENTING!

🎉 Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, Kementerian Hukum RI menghadirkan program Fasilitasi 1.000 Pencatatan Hak Cipta Gratis.

🏆 UIN FAS Bengkulu mendapatkan 3 kuota pencatatan Hak Cipta gratis!
📝 Pendaftaran melalui Ka. Pus Penelitian UIN FAS Bengkulu.

⏰ Segera manfaatkan kesempatan ini! Kuota terbatas dan diprioritaskan bagi yang cepat mendaftar.

💡 Mendukung Inovasi, Melindungi Karya, Menghargai Kreativitas Bangsa.

#LPPMUINFASBengkulu #UINFASBengkulu #HakCipta #KekayaanIntelektual

PENGUMUMAN USULAN HASIL PENELITIAN/PKM POTENSIAL

🔴 USULAN HASIL PENELITIAN/PKM POTENSIAL

UNTUK PROGRAM HILIRISASI 🚀🔬

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

✨ Ada hasil penelitian atau PKM yang siap dikembangkan dan memberikan dampak nyata?
Inilah kesempatan untuk mengusulkan karya terbaik Anda menuju program hilirisasi! 🎯

LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) membuka kesempatan bagi PTKIN untuk mengusulkan hasil penelitian/PKM yang paling potensial dan siap dikembangkan agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi industri, kebijakan, dan masyarakat. 🤝🌍

📌 Ketentuan Utama:
1️⃣ Setiap PTKIN dapat mengusulkan maksimal 3 judul hasil penelitian/PKM paling potensial untuk dihilirisasi.
2️⃣ Usulan dapat berasal dari penelitian/PKM yang didanai melalui MORA Air Funds, BOPTN, BLU, maupun pendanaan lainnya.
3️⃣ Pengusul wajib mengisi formulir isian (.doc) sesuai format yang telah disediakan. 📝
4️⃣ Formulir dan seluruh lampiran pendukung wajib diunggah melalui Google Drive. ☁️
5️⃣ ⏰ Batas akhir pengumpulan: 21 Agustus 2026, pukul 23.59 WIB.

🔗 FORMULIR ISIAN:
https://bit.ly/FormulIsianHilirisasi

📂 UNGGAH BERKAS:
https://bit.ly/FolderUsulanPTKIN

🌟 Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa hasil riset dan PKM terbaik menjadi inovasi yang lebih berdampak dan bernilai guna!

🚀 Dari Riset → Inovasi → Hilirisasi → Dampak Nyata
💡 Mari bersama memperkuat ekosistem riset dan pengabdian yang inovatif, produktif, dan berdampak bagi masyarakat.

📅 Deadline: 21 Agustus 2026
⏰ Pukul 23.59 WIB

📣 Segera siapkan dan kirimkan usulan terbaik Anda!

Desiminasi Profil Gender

📊 Data Pilah Gender: Fondasi PTKI yang Inklusif dan Responsif Gender

 

Data pilah gender menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan, merancang program, dan mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang adil, inklusif, serta berkelanjutan.

Mari ikuti Diseminasi Profil Gender: Pengembangan PTKI Berbasis Profil Gender bersama para pakar dan praktisi.

 

🗓 Jumat, 7 Agustus 2026

🕗 08.00 WIB – Selesai

💻 Zoom Meeting: https://s.id/dpg-psgauinbkl

Meeting ID: 943 3855 8012

Passcode: 042419

 

🎙 Narasumber:

•⁠ ⁠Agus Hamdani, M.H.

(Perencana Ahli Madya Biro Perencanaan dan Penganggaran, Setjen Kemenag RI)

 

•⁠ ⁠Prof. Dr. Mufliha Wijayati, M.Si.

(Aliansi PTRG/Dosen UIN Jurai Siwo Metro Lampung)

 

•⁠ ⁠Dr. Ahmad Syarifin, M.Ag.

(Kepala PSGA UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu/Sekretaris Forum PSGA PTKI)

 

🎤 Sambutan:

Dr. Rini Fitria, M.Si. (Ketua LPPM)

 

🗣 Moderator:

Dita Lestari, M.Psi., Psikolog (Satgas PPKS UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu)

 

  1. Mari bersama membangun PTKI yang berbasis data, responsif gender, dan inklusif.