Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN FAS Bengkulu dan Sekolah Tahfidz Fatimah Jajaki Kolaborasi Wujudkan Sekolah Lestari dan Zero Waste


Bengkulu — Kepala Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA, melakukan kunjungan ke Sekolah Tahfidz Fatimah jenjang SMP dan SMA di Kota Bengkulu sebagai tindak lanjut atas permintaan kolaborasi dari Yayasan Daarul Iman Bengkulu pada hari Selasa 18 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi pada 4 sekolah binaan Yayasan dalam membangun tata kelola lingkungan sekolah yang lebih lestari, sehat, nyaman, dan berorientasi pada prinsip zero waste. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan fisik sekolah, tetapi juga mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.

Kepala Sekolah Tahfidz Fatimah, Euis Santika Dewi, menyambut baik kunjungan survei dan berharap rencana kolaborasi segera terwujud. Penguatan tata kelola lingkungan dipandang sejalan dengan upaya sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah peluang kolaborasi menjadi perhatian, terutama pengelolaan sampah dari sumbernya, pembiasaan pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, optimalisasi kebersihan dan penghijauan lingkungan sekolah, serta pengembangan budaya zero waste yang melibatkan seluruh warga sekolah.


Kepala PLH LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, menyampaikan bahwa tata kelola lingkungan sekolah idealnya tidak berhenti pada persoalan kebersihan semata. Lebih jauh, kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Semangat tersebut selaras dengan konsep ekoteologi, yaitu cara pandang yang menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Dalam perspektif Islam, manusia mengemban amanah sebagai khalifah fil ardh yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan mencegah kerusakan di muka bumi.

Kolaborasi antara Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Yayasan Daarul Iman Bengkulu diharapkan selanjutnya dapat dikembangkan dalam bentuk program-program konkret dan berkelanjutan. Sekolah Tahfidz Fatimah dapat menjadi ruang pembelajaran lingkungan yang mengintegrasikan nilai keislaman, pendidikan karakter, dan praktik pengelolaan lingkungan yang lestari.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan tumbuh budaya sekolah yang menjadikan kepedulian lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. Semangat “menghafal ayat, menjaga alam” dapat menjadi salah satu wujud nyata bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan dan dipahami, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan.