LPPM UIN FAS Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan BSI untuk Perkuat Riset, Pengabdian, dan Literasi Keuangan Syariah

BENGKULU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Bengkulu Adam Malik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 LPPM UIN FAS Bengkulu.

Perjanjian kerja sama ini mencakup lima bidang utama, yaitu penelitian, pengabdian kepada masyarakat, literasi keuangan syariah, pengembangan sumber daya manusia, dan program kemitraan. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga perbankan syariah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan syariah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S. Ag., M. Si., serta Branch Manager BSI KC Bengkulu Adam Malik, Bapak Sumarwan. Kedua pihak menyampaikan pandangan dan komitmen terhadap pentingnya kolaborasi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan literasi keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S. Ag., M. Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan peluang untuk memperluas jangkauan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kemitraan dengan sektor perbankan syariah.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat. Kami berharap sinergi dengan Bank Syariah Indonesia dapat memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, serta meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Branch Manager BSI KC Bengkulu Adam Malik, Bapak Sumarwan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas edukasi keuangan syariah dan membangun kemitraan yang produktif.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membangun sinergi yang berkelanjutan dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mengembangkan program-program kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, LPPM UIN FAS Bengkulu dan BSI diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang terarah dan berkelanjutan. Implementasi kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya LPPM UIN FAS Bengkulu dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai lembaga guna mendukung pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Semangat Hari Santri 2026, LPPM UIN FAS Bengkulu Perkuat Gerakan Ekoteologi Kampus melalui Penyaluran Bibit Pohon di Fakultas Syariah

BENGKULU, 23 Oktober 2026 – Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat gerakan ekoteologi kampus melalui penyaluran bibit pohon kepada Fakultas Syariah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Penyerahan bibit pohon berlangsung di halaman Fakultas Syariah UIN FAS Bengkulu, Jumat (23/10/2026). Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S. Ag., M. Si., menyerahkan langsung bibit pohon kepada Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., MA.

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Pusat Lingkungan Hidup (PLH) LPPM UIN FAS Bengkulu serta jajaran Wakil Dekan I, II, dan III Fakultas Syariah. Penyerahan bibit pohon ini disaksikan langsung oleh Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairuddin, M. Ag., sebagai bentuk dukungan pimpinan universitas terhadap penguatan program ekoteologi dan penghijauan lingkungan kampus.

Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, menyampaikan bahwa penyaluran bibit pohon merupakan bagian dari upaya LPPM dalam mendorong gerakan penghijauan yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Menurutnya, ekoteologi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menanam pohon, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan.

“Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026 ini, kami ingin menguatkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman. Penyaluran bibit pohon ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kampus yang peduli terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat implementasi ekoteologi di UIN FAS Bengkulu,” ujar Dr. Rini Fitria.

Ia juga berharap bibit pohon yang disalurkan dapat ditanam dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang serta menciptakan lingkungan kampus yang lebih hijau, asri, dan nyaman.

Dekan Fakultas Syariah UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., MA., menyampaikan apresiasi kepada LPPM atas dukungan dan perhatian terhadap upaya penghijauan di lingkungan Fakultas Syariah.

Menurutnya, gerakan ekoteologi merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran sivitas akademika untuk menjaga kelestarian alam. Nilai-nilai keislaman yang diajarkan di lingkungan perguruan tinggi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menciptakan lingkungan yang sehat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada LPPM UIN FAS Bengkulu atas penyaluran bibit pohon ini. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyerahan bibit saja, tetapi dilanjutkan dengan penanaman dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam,” ungkap Prof. Iim Fahimah.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika Fakultas Syariah untuk berpartisipasi aktif dalam merawat lingkungan kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan generasi mendatang.

Penyaluran bibit pohon ini menjadi bagian dari penguatan program lingkungan hidup yang dikembangkan LPPM UIN FAS Bengkulu melalui Pusat Lingkungan Hidup. Program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran ekologis di kalangan sivitas akademika sekaligus mendukung terwujudnya kampus hijau yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara LPPM dan Fakultas Syariah, diharapkan gerakan ekoteologi semakin berkembang dan menjadi budaya di lingkungan UIN FAS Bengkulu. Semangat Hari Santri Nasional 2026 pun diharapkan tidak hanya tercermin dalam penguatan nilai keagamaan, tetapi juga dalam aksi nyata menjaga kelestarian alam.

Humas LPPM UIN FAS Bengkulu

#LPPMUINFASBengkulu #UINFASBengkulu #HariSantri2026 #Ekoteologi #KampusHijau #PusatLingkunganHidup #PenghijauanKampus #FakultasSyariah #MenjagaBumi

Pusat Literasi Keagamaan dan Gender LPPM UIN FAS Bengkulu Bersama ALIMAT Gelar Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan KUPI


BENGKULU
– Pusat Literasi Keagamaan dan Gender Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama Perkumpulan ALIMAT menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Gedung Student Center UIN FAS Bengkulu, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan ulama perempuan, sekaligus mendorong peningkatan peran perempuan dalam pengembangan keilmuan, kehidupan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.


Ketua Pelaksana sekaligus Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membangun kapasitas kepemimpinan perempuan yang berlandaskan pengetahuan keagamaan, perspektif keadilan gender, serta kepedulian terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pembelajaran dan penguatan wawasan, tetapi juga melahirkan ulama perempuan yang mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas, pertukaran gagasan, dan konsolidasi gerakan ulama perempuan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin siap mengambil peran strategis dalam menghadirkan pemahaman keagamaan yang inklusif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan ulama perempuan sebagai bagian dari upaya mengembangkan kehidupan akademik dan keagamaan yang terbuka, berkeadilan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam kehidupan keagamaan dan sosial.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir perempuan-perempuan yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, dan kepemimpinan yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. UIN FAS Bengkulu berkomitmen mendukung berbagai upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan beragama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan ALIMAT, Iklilah Muzayyanah, turut menyampaikan sambutan secara daring. Kehadiran ALIMAT dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kepemimpinan ulama perempuan serta mendorong terwujudnya kehidupan keagamaan yang menjunjung nilai keadilan dan kesetaraan.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN FAS Bengkulu dan Perkumpulan ALIMAT. Penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara LPPM UIN FAS Bengkulu dan Perkumpulan ALIMAT.

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan literasi keagamaan dan gender.

Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan KUPI ini diikuti peserta dari berbagai unsur. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta diharapkan memperoleh penguatan pengetahuan, keterampilan kepemimpinan, serta perspektif yang dapat diterapkan dalam menjalankan peran di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pusat Literasi Keagamaan dan Gender LPPM UIN FAS Bengkulu bersama Perkumpulan ALIMAT menegaskan komitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas ulama perempuan, memperluas kolaborasi antarlembaga, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan kehidupan keagamaan yang inklusif, adil, dan berkemajuan.

 

Klinik Pratama UIN FAS Bengkulu Gelar Pendampingan dan Pembinaan Visitasi serta Rekredensialing FKTP BPJS Kesehatan Tahun 2026

BENGKULU – Klinik Pratama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Visitasi serta Rekredensialing Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) BPJS Kesehatan Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, pemenuhan standar fasilitas kesehatan, serta kesiapan klinik dalam menghadapi proses visitasi dan rekredensialing BPJS Kesehatan.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si. Dalam pembukaannya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan yang profesional, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Kesehatan UIN FAS Bengkulu, Ilma Hamid, S.Kep., menyampaikan pentingnya pendampingan dan pembinaan bagi Klinik Pratama sebagai langkah persiapan untuk memenuhi berbagai persyaratan administrasi, teknis, sarana dan prasarana, serta standar pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur pengelola klinik dapat memahami aspek-aspek yang perlu dipersiapkan guna mendukung kelancaran proses visitasi dan rekredensialing BPJS Kesehatan.

Kegiatan ini menghadirkan Nova Andriana, SKM, pemateri dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Seluruh Indonesia (LASKESI). Dalam pemaparannya, ia menyampaikan materi mengenai persyaratan Klinik Pratama Rawat Jalan dan Klinik Pratama Rawat Inap sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 11 Tahun 2025.

Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai persyaratan penyelenggaraan klinik, pemenuhan standar pelayanan, serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk proses visitasi dan rekredensialing. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pengelola Klinik Pratama UIN FAS Bengkulu mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan memastikan kesiapan klinik dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan pendampingan dan pembinaan ini, Klinik Pratama UIN FAS Bengkulu diharapkan semakin siap menghadapi proses rekredensialing FKTP BPJS Kesehatan Tahun 2026 sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pimpinan universitas, LPPM, pengelola pusat kesehatan, dan pihak terkait dalam mewujudkan layanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

BPJS Kesehatan Bengkulu Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama UINFAS, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

BPJS Kesehatan Bengkulu Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama UINFAS, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

BENGKULU, 15 Oktober 2026 — Klinik Pratama Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menerima kunjungan tim BPJS Kesehatan Bengkulu dalam rangka pelaksanaan rekredensialing Klinik Pratama UINFAS pada Kamis (15/10/2026), pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan peninjauan terhadap pemenuhan persyaratan serta kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Bapak Apt. Edy Syamsuri, S.Si., M.M., M.K.M., A.A.A.K., beserta tim BPJS Kesehatan Bengkulu. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara BPJS Kesehatan dengan Klinik Pratama UINFAS dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Rekredensialing merupakan salah satu tahapan evaluasi terhadap fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Klinik Pratama UINFAS dapat terus meningkatkan kesiapan pelayanan, memenuhi standar yang dipersyaratkan, serta mengoptimalkan kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN.

Kepala Pusat Kesehatan UIN FAS Bengkulu, Ilma Hamid, S.Kep., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim BPJS Kesehatan Bengkulu dalam rangka rekredensialing Klinik Pratama UINFAS. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan.

“Kami menyambut baik pelaksanaan rekredensialing ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Klinik Pratama UINFAS. Melalui evaluasi dan masukan dari tim BPJS Kesehatan, kami berharap dapat terus melakukan pembenahan, baik dari aspek administrasi, fasilitas, maupun penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerja sama antara Klinik Pratama UINFAS dan BPJS Kesehatan Bengkulu dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi sivitas akademika UIN FAS Bengkulu dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa rekredensialing merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan pelayanan kesehatan di lingkungan UIN FAS Bengkulu.

“Rekredensialing ini menjadi momentum bagi Klinik Pratama UINFAS untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Kami mendukung penuh upaya peningkatan kualitas layanan yang profesional, tertib administrasi, serta berorientasi pada kepuasan dan kebutuhan pasien. Harapannya, Klinik Pratama UINFAS dapat terus memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Apt. Edy Syamsuri, S.Si., M.M., M.K.M., A.A.A.K., bersama tim BPJS Kesehatan Bengkulu melaksanakan kegiatan rekredensialing sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap pemenuhan persyaratan dan kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN.

Rekredensialing ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi dan penguatan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Klinik Pratama UINFAS, khususnya dalam memastikan pemenuhan standar pelayanan, kelengkapan administrasi, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN FAS Bengkulu berharap Klinik Pratama UINFAS semakin siap dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat tata kelola fasilitas kesehatan, serta membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan Bengkulu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

LPPM UIN FAS Bengkulu — Berkomitmen dalam Peningkatan Mutu Pelayanan dan Pengabdian kepada Masyarakat.


Opening singkat untuk media sosial

Klinik Pratama UINFAS Bengkulu menerima kunjungan tim BPJS Kesehatan Bengkulu dalam rangka rekredensialing, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas kesehatan, memperkuat sinergi kelembagaan, dan mendorong peningkatan mutu pelayanan bagi peserta JKN.

Hashtag

#UINFASBengkulu #LPPMUINFASBengkulu #BPJSKesehatan #KlinikPratamaUINFAS #Rekredensialing #MutuPelayananKesehatan #PelayananKesehatan #JKN

Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program, LPPM UIN FAS Bengkulu Bahas Pengembangan Pusat dan Program Kerja Strategis

Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program, LPPM UIN FAS Bengkulu Bahas Pengembangan Pusat dan Program Kerja Strategis

BENGKULU — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu melaksanakan rapat koordinasi untuk mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan sekaligus membahas rencana program kerja yang akan datang. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penambahan kepala pusat serta pengembangan Pusat Literasi Keagamaan dan Gender.

Rapat koordinasi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat LPPM Lantai 2 UIN FAS Bengkulu, dan diikuti oleh seluruh staf serta kepala pusat di lingkungan LPPM.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya koordinasi, evaluasi, dan sinergi dalam pelaksanaan program kerja agar setiap kegiatan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan selaras dengan visi pengembangan institusi.

Selanjutnya, rapat dipimpin langsung oleh Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si. Pembahasan meliputi evaluasi program-program yang telah dilaksanakan, perencanaan program kerja ke depan, serta penguatan dan pengembangan pusat-pusat yang berada di bawah koordinasi LPPM.

Salah satu agenda penting dalam rapat tersebut adalah pembahasan mengenai penambahan kepala pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, pembagian tugas, dan optimalisasi pelaksanaan program kerja. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kelembagaan serta mendorong setiap pusat agar semakin produktif dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya.

Selain itu, rapat juga membahas pengembangan Pusat Literasi Keagamaan dan Gender sebagai salah satu upaya memperluas kontribusi LPPM dalam penguatan literasi keagamaan, peningkatan pemahaman tentang kesetaraan dan keadilan gender, serta pengembangan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan akademik dan sosial.

Pengembangan pusat tersebut diharapkan dapat menjadi ruang strategis bagi pengkajian, penyebarluasan pengetahuan, serta penguatan perspektif keagamaan dan gender melalui kegiatan akademik, riset, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, keberadaan pusat ini diharapkan mampu memperkaya kontribusi LPPM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat yang inklusif.

Dalam rapat tersebut, seluruh kepala pusat juga membahas perkembangan program kerja masing-masing, capaian kegiatan, kendala yang dihadapi, serta rencana pengembangan ke depan. Diskusi ini menjadi sarana untuk menyelaraskan program, memperkuat kolaborasi antarunit, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui rapat koordinasi ini, LPPM UIN FAS Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperkuat kapasitas pusat-pusat yang ada, serta mengembangkan program-program inovatif yang berorientasi pada peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Diharapkan, hasil rapat koordinasi ini dapat menjadi landasan bagi pelaksanaan program kerja yang lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran LPPM dalam mendukung kemajuan UIN FAS Bengkulu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

LPPM UIN FAS Bengkulu Perkuat Pemahaman Hak Cipta dan Desain Industri melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi

Bengkulu, 22 September 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan rapat koordinasi terkait audiensi dan sosialisasi pengenalan Hak Cipta dan Desain Industri, Selasa (22/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 LPPM UIN FAS Bengkulu, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Koordinator Program Studi (Kaprodi) S1 di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Rapat koordinasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, khususnya Hak Cipta dan Desain Industri.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu, Khosi’in, M.Pd.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara LPPM dan program studi dalam meningkatkan kesadaran serta pemahaman terkait perlindungan karya intelektual yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kementerian Hukum RI, yaitu Dr. Idris Yushardy, S.H., M.H., yang menyampaikan materi mengenai pengembangan dan promosi Hak Cipta serta Desain Industri. Selain itu, Bayu Saputra Slamet, S.T., M.Ds. memberikan pemaparan mengenai Desain Industri.

Melalui kegiatan ini, para Koordinator Program Studi diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI), mulai dari pengenalan, perlindungan, hingga pengembangan dan promosi karya. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada dosen dan mahasiswa di masing-masing program studi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi. LPPM UIN FAS Bengkulu terus mendorong penguatan ekosistem penelitian, inovasi, dan publikasi yang tidak hanya menghasilkan karya akademik, tetapi juga memiliki perlindungan hukum serta potensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu Tandatangani PKS Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit

Jakarta — Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengelola Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Penandatanganan PKS ini menjadi bagian penting dalam penguatan pelaksanaan riset sekaligus komitmen terhadap peningkatan kualitas penelitian di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Ruchman Basori menegaskan bahwa orientasi pelaksanaan riset harus diarahkan pada aspek kualitas, akuntabilitas, dan integritas. Menurutnya, dukungan pendanaan penelitian perlu diikuti dengan pelaksanaan riset yang bertanggung jawab serta menghasilkan luaran yang berkualitas dan memberikan manfaat.

Pada tahun 2026, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memperoleh dua kelompok pendanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit yang melibatkan enam dosen, yakni Prof. Dr. Iim Fahima, M.A.; Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag.; Dr. Hamdan, M.Pd.; M. Arif Rahman Hakim; Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si.; dan Yasori Revola, M.Pd.

Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus momentum untuk terus meningkatkan kapasitas riset dosen di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
“Tentu menjadi suatu kebanggaan bagi kita dapat memperoleh pendanaan riset ini. Pendanaan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan riset dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, selain dukungan pendanaan riset melalui Litapdimas,”.

Ia berharap keterlibatan dosen dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Penandatanganan PKS tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang berkualitas, akuntabel, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Upgrade Tata Kelola Jurnal Ilmiah, Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM UIN FAS Bengkulu Perkuat Kompetensi Pengelola Jurnal melalui OJS 3

Bengkulu, 17 September 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalitas pengelolaan jurnal ilmiah, Pusat Publikasi dan Ilmiah LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Upgrade Sistem Tata Kelola Jurnal Ilmiah ke Open Journal Systems (OJS) 3 bagi para pengelola jurnal, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–16.00 WIB di Aula FTT Lantai 3 UIN FAS Bengkulu tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III UIN FAS Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang merupakan pengelola jurnal ilmiah di lingkungan UIN FAS Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengelola jurnal seiring dengan tuntutan pengelolaan publikasi ilmiah yang semakin profesional, transparan, dan berbasis sistem digital.

Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Pusat Publikasi dan Ilmiah LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Nova Asvio, M.Pd. Kehadiran para pengelola jurnal dalam jumlah besar menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola jurnal ilmiah dan meningkatkan kualitas publikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber yang memberikan materi secara komprehensif dan aplikatif.

Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai “Paradigma Baru Tata Kelola Jurnal Ilmiah Berdasarkan Juknis Akreditasi 2026.” Materi ini membahas arah dan perubahan tata kelola jurnal ilmiah yang perlu menjadi perhatian pengelola dalam menghadapi tuntutan akreditasi jurnal tahun 2026.

Sementara itu, Dr. Muhammad Kristiawan, M.Pd. membawakan materi mengenai “Alur Kerja dari Submission hingga Article Production bagi Pengelola Jurnal di OJS 3.” Materi tersebut memberikan pemahaman teknis mengenai tahapan pengelolaan artikel, mulai dari proses submission, pengelolaan naskah, proses editorial hingga article production melalui platform OJS 3.

Melalui kegiatan ini, para pengelola jurnal diharapkan tidak hanya memahami perubahan paradigma tata kelola jurnal ilmiah, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengelolaan jurnal secara lebih sistematis, efektif, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

 

Dua Tim Peneliti UIN FAS Bengkulu Raih Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Tahun 2026

Bengkulu — Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dua tim peneliti UIN FAS Bengkulu berhasil memperoleh Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 380 Tahun 2026 tentang Penerima Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting dalam penguatan budaya riset dan pengembangan penelitian di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dua tim yang dinyatakan sebagai penerima pendanaan tersebut memperoleh dukungan dana dengan total Rp800.000.000.

Tim pertama diketuai oleh Prof. Iim Fahimah, Lc., M.A., dengan anggota Prof. Dr. KH. Khairudin, M.Ag. dan Dr. Hamdan Efendi, M.Pd.I. Tim tersebut memperoleh pendanaan sebesar Rp500.000.000.

Sementara itu, tim kedua diketuai oleh Arif Rahman Hakim, Ph.D., dengan anggota Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si. dan Yashori Revola, M.Pd. Tim ini memperoleh pendanaan sebesar Rp300.000.000.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian para peneliti UIN FAS Bengkulu tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada para peneliti yang berhasil memperoleh Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Tahun 2026. Capaian ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen dan kerja keras dalam mengembangkan penelitian yang berkualitas. Semoga pendanaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanfaatan bagi masyarakat,”.

Lebih lanjut, keberhasilan dua tim tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para dosen dan peneliti di lingkungan UIN FAS Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas penelitian. Dukungan terhadap kegiatan riset juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Dengan diperolehnya pendanaan tersebut, LPPM UIN FAS Bengkulu terus mendorong terciptanya ekosistem penelitian yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan. Capaian ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas riset dan memperluas kontribusi akademik UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di tingkat nasional.