Kolaborasi Nyata untuk Bumi: Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN FAS Bengkulu Bersama Balai BPOM Provinsi Bengkulu Tanam 1.000 Pohon di Kampus Hijau

Bengkulu – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan Green Campus, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), khususnya Pusat Lingkungan Hidup (PLH), berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu melaksanakan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon di lingkungan kampus, Jumat (26/6/2026).

Mengusung tema “Berakar pada Ekoteologi, Bertumbuh untuk Green Campus”, gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis UIN FAS Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang peduli terhadap lingkungan. Penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga sebagai implementasi nilai-nilai keagamaan yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam dan keseimbangan ekosistem.

Program ini merupakan bagian dari transformasi UIN FAS Bengkulu menuju kampus berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kampus yang berwawasan lingkungan. Kolaborasi dengan Balai BPOM Bengkulu menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antarlembaga.

Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. KH. Khairudin, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus sarana membangun karakter sivitas akademika.
“Menanam pohon berarti menanam harapan dan masa depan. Kampus harus menjadi teladan dalam menjaga lingkungan hidup melalui aksi nyata yang berkelanjutan. Nilai-nilai ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral setiap insan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
“Lingkungan yang lestari menjadi fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi atas terwujudnya gerakan kolaboratif tersebut. Menurutnya, Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon merupakan implementasi nyata tridarma perguruan tinggi yang selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan.
“LPPM mendukung penuh Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon sebagai salah satu program strategis dalam mewujudkan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai Green Campus. Gerakan ini tidak hanya menghadirkan ruang terbuka hijau di lingkungan kampus, tetapi juga membangun budaya ekologis melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari karakter dan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa gerakan ini dirancang sebagai program jangka panjang yang melibatkan seluruh unsur sivitas akademika, mitra pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat luas.

Melalui slogan “Berakar Nilai, Bertumbuh Kolaborasi, Berdampak untuk Bumi”, program ini diharapkan mampu menjadi gerakan kolektif yang menumbuhkan kesadaran ekologis sekaligus memperkuat posisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, mitigasi perubahan iklim, serta pencapaian indikator UI GreenMetric World University Rankings.

Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon diharapkan menjadi momentum penting bagi UIN FAS Bengkulu untuk terus menghadirkan berbagai inovasi di bidang lingkungan hidup. Dengan demikian, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian bumi melalui kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu dan FUAD Bersinergi Tingkatkan Mutu Penelitian Melalui Sosialisasi Pedoman Penelitian dan Sinkronisasi Akun Litabdimas

Bengkulu, 25 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat tata kelola penelitian dan meningkatkan kualitas riset di lingkungan akademik, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno (FAS) Bengkulu bekerja sama dengan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman Penelitian dan Sinkronisasi Akun Litabdimas. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan FUAD UIN FAS Bengkulu Jam 09:00 s/d Selesai dan diikuti oleh para dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan fakultas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., dan dihadiri oleh Wakil Dekan I FUAD, Dr. Nelly Marhayati, M.Si., beserta jajaran pimpinan fakultas. Dari unsur LPPM, kegiatan dihadiri oleh Sekretaris LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Armen Tedy, S.Th.I., M.Ag., yang mewakili Ketua LPPM.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suryani, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas inisiatif LPPM dalam melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi dosen. Menurutnya, sosialisasi pedoman penelitian dan sinkronisasi akun Litabdimas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dosen untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas serta memperkuat budaya akademik di lingkungan FUAD.

Sementara itu, Sekretaris LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Armen Tedy, S.Th.I., M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LPPM untuk memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas dosen dalam pengelolaan penelitian. Ia menegaskan bahwa sinkronisasi akun Litabdimas sangat penting untuk memastikan validitas data dosen sehingga proses pengajuan proposal, pelaksanaan, hingga pelaporan penelitian dapat berjalan dengan lancar.

Pada sesi sosialisasi, tim LPPM memaparkan berbagai ketentuan dalam Pedoman Penelitian, meliputi skema penelitian, persyaratan pengusulan proposal, tahapan seleksi, kewajiban luaran penelitian, serta strategi penyusunan proposal yang kompetitif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendampingan teknis sinkronisasi akun Litabdimas yang berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN FAS Bengkulu dan FUAD semakin memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem penelitian yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian dosen, memperluas kontribusi akademik, serta memperkuat peran UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Perkuat Tata Kelola Penelitian, Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu Sinkronisasi Akun Litabdimas dan Sosialisasikan Pedoman Penelitian Mandiri di Fakultas Tarbiyah dan Tadris

Bengkulu, 22 Juni 2026 — Dalam upaya memperkuat tata kelola penelitian dan meningkatkan kualitas pelaksanaan riset di lingkungan kampus, Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu melaksanakan kegiatan Sinkronisasi Akun Litabdimas dan Sosialisasi Pedoman Penelitian Mandiri bagi dosen Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) UIN FAS Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rapat FTT UIN FAS Bengkulu dan diikuti oleh seluruh dosen FTT sebagai peserta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Sekretaris LPPM, Ka.Pus Penelitian, Dekan FTT, Wakil Dekan I FTT, serta jajaran dosen Fakultas Tarbiyah dan Tadris. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FTT UIN FAS Bengkulu Dr. Khairiah, M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Khairiah menyampaikan bahwa sinkronisasi akun Litabdimas dan pemahaman terhadap pedoman penelitian mandiri merupakan langkah penting untuk mendukung peningkatan kinerja penelitian dosen. Menurutnya, tata kelola penelitian yang baik akan berdampak pada meningkatnya produktivitas publikasi ilmiah dan kontribusi akademik dosen bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan institusi.

Selanjutnya, Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si. memberikan arahan terkait pentingnya pemanfaatan sistem Litabdimas secara optimal serta kepatuhan terhadap pedoman penelitian yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penelitian merupakan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus terus diperkuat melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh dosen dapat memahami mekanisme pengelolaan akun Litabdimas, meningkatkan kualitas proposal penelitian, serta memanfaatkan skema penelitian mandiri sebagai ruang untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Rini Fitria.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Pusat Penelitian LPPM UIN FAS Bengkulu, Khosi’in, M.Pd.Si. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis sinkronisasi akun Litabdimas, tata cara pengajuan penelitian, serta poin-poin penting dalam Pedoman Penelitian Mandiri UIN FAS Bengkulu. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan akun maupun pelaksanaan penelitian.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN FAS Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya riset yang lebih kuat, profesional, dan berkelanjutan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Tadris, sekaligus mendorong peningkatan mutu penelitian dosen sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Perkuat Kolaborasi Tri Dharma, LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan UIN Raden Fatah Palembang Teken Perjanjian Kerja Sama

Palembang – Komitmen memperkuat sinergi antar-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kembali diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan LPPM UIN Raden Fatah Palembang pada Kamis, 18 Juni 2026 di UIN Raden Fatah Palembang.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., dan Ketua LPPM UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Yenrizal, S.Sos., M.Si. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah.

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian kolaboratif, memperluas pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya publikasi ilmiah yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, kedua institusi berkomitmen membangun jejaring akademik yang lebih luas guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, menyampaikan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang semakin kompleks.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kolaborasi akademik. Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan lahir berbagai inovasi penelitian dan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan reputasi akademik kedua institusi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Yenrizal, menegaskan bahwa kemitraan ini membuka peluang yang lebih luas bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan akademik.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia. Kolaborasi yang berkelanjutan akan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan penelitian bersama (joint research), pengabdian kepada masyarakat secara kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran peneliti dan pengelola, penguatan tata kelola kelembagaan, penyelenggaraan seminar dan konferensi ilmiah, serta pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual. Kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Saatnya Pindah Faskes! Pilih Klinik Pratama UINFAS untuk Pelayanan Kesehatan Terbaik

📢 Mau Pindah Faskes BPJS?

Kini Anda dapat memilih **Klinik Pratama UINFAS** sebagai Faskes Tingkat Pertama dengan mudah melalui aplikasi **Mobile JKN**.

✅ Login Mobile JKN
✅ Pilih *Perubahan Data Peserta*
✅ Klik *Pindah Faskes*
✅ Pilih *Klinik Pratama UINFAS*
✅ Simpan & konfirmasi

📌 Perubahan akan aktif mulai bulan berikutnya setelah proses validasi BPJS Kesehatan.

Layanan Unggulan Klinik Pratama UINFAS:
🩺 Pemeriksaan dan konsultasi dokter umum
💊 Pelayanan farmasi/apotek
👩‍⚕️ Pelayanan kesehatan ibu dan anak
👶 Imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak
🩸 Pemeriksaan kesehatan dasar dan skrining penyakit
🩹 Tindakan medis dasar dan perawatan luka
📋 Surat keterangan sehat dan layanan administrasi kesehatan
❤️ Edukasi dan promosi kesehatan

Dengan tenaga kesehatan yang profesional dan pelayanan yang ramah, Klinik Pratama UINFAS siap menjadi mitra kesehatan terbaik bagi Anda dan keluarga

🏥 Klinik Pratama UINFAS Hadirkan Layanan Akupuntur Medik & Pijat Bayi untuk Keluarga Sehat

📢 LAYANAN KLINIK PRATAMA UINFAS

Kini hadir Program Pelayanan Akupuntur Medik dan Pijat Bayi di Klinik Pratama UINFAS untuk membantu meningkatkan kesehatan dan kenyamanan Anda serta buah hati tercinta.

✨ Layanan Akupuntur Medik
👩‍⚕️ dr. Nekky Sulastri
🕗 Senin–Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB

✨ Layanan Pijat Bayi
👩‍⚕️ Ocik Lestari, S.ST., M.KM
🕗 Senin–Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB

Dengan tenaga kesehatan yang profesional dan berpengalaman, kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung kesehatan keluarga Anda.

📍 Kunjungi Klinik Pratama UINFAS dan manfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi pihak klinik atau melalui Instagram @klinikpratama_uinfas.

Sehat bersama, tumbuh kembang optimal untuk keluarga Indonesia. 🌿💖

Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Ajak Civitas Akademika Wujudkan Aksi Nyata pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Bengkulu, 05 Juni 2026 – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian bumi sebagai tempat hidup seluruh makhluk. Di tengah berbagai tantangan global, seperti perubahan iklim, pencemaran lingkungan, kerusakan ekosistem, serta meningkatnya volume sampah plastik, diperlukan langkah nyata dan kolaboratif dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Melalui momentum tersebut, Pusat Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya dan karakter kampus. Kesadaran lingkungan tidak cukup diwujudkan melalui wacana dan slogan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari yang ramah lingkungan.

Berbagai tindakan sederhana, tetapi berdampak besar dapat dimulai dari lingkungan kampus, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penghijauan melalui penanaman pohon, menghemat penggunaan energi dan air, memilah sampah sesuai dengan jenisnya, serta mendukung berbagai program kampus hijau yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan alam dan menciptakan lingkungan yang sehat.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berupaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab akademik, sosial, dan spiritual. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter serta penanaman nilai-nilai kepedulian terhadap sesama dan lingkungan hidup.

Dalam perspektif Islam, manusia diberikan amanah sebagai khalifah di muka bumi yang bertanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan melestarikan ciptaan Allah Swt. Oleh karena itu, upaya menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan juga bentuk pengamalan nilai-nilai keagamaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan bahwa semangat “Save the Earth” harus dimaknai sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan. Bumi tidak membutuhkan kepedulian yang berhenti pada kata-kata, melainkan tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten. Kesadaran lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan setiap individu, tetapi akan menghasilkan dampak besar apabila dilakukan secara kolektif.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, seluruh sivitas akademika diharapkan semakin meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif dalam berbagai upaya pelestarian lingkungan. Dari kampus lahir gagasan dan inovasi, sedangkan dari tindakan sederhana tercipta perubahan. Bersama-sama, kita wujudkan bumi yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

“Dari Kampus untuk Bumi, dari Tindakan Kecil untuk Perubahan Besar.” 🌱🌍

Perkuat Komitmen Perguruan Tinggi Responsif Gender, PSGA Laksanakan Workshop PPRG

Bengkulu, 02 Juni 2026 — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Workshop Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) secara daring pada 2–5 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan fakultas, program studi, dan dosen, dengan komposisi peserta laki-laki dan perempuan yang proporsional.

Narasumber kegiatan, Dr. Elfa Murdiana, M.Hum., dari Aliansi Perguruan Tinggi Responsif Gender, menegaskan bahwa terwujudnya perguruan tinggi yang responsif gender memerlukan komitmen kuat dari pimpinan serta dukungan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.

Menurutnya, langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan seluruh proses perencanaan menggunakan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS). Melalui pendekatan tersebut, setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat menghasilkan kebijakan dan program kerja yang responsif gender.

“Perencanaan yang responsif gender akan membantu memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan mampu menjawab kebutuhan serta pengalaman yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh semua pihak,” ujarnya.

Dr. Elfa menjelaskan bahwa perencanaan responsif gender menjadi sangat penting karena ketidakadilan gender masih menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Perencanaan yang responsif gender memastikan seluruh program dapat diakses oleh semua pihak (access), mendorong keterlibatan aktif seluruh unsur (participation), memberikan kesempatan yang setara dalam pengambilan keputusan (control), serta menghasilkan manfaat yang dirasakan secara adil oleh semua pihak (benefit).

Adapun target capaian kegiatan ini adalah agar peserta yang mewakili fakultas mampu menyusun rencana kerja responsif gender, menyusun dokumen Gender Analysis Pathway (GAP), serta membuat Gender Budget Statement (GBS). Hasil workshop ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan program kerja dan penganggaran tahun 2027.

Sementara itu, Ahmad Syarifin, menegaskan bahwa implementasi pengarusutamaan gender merupakan bagian penting dalam agenda pembangunan nasional, termasuk dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) dan Asta Cita.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Karena itu, perspektif gender perlu diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan program akademik, hingga penganggaran di lingkungan kampus,” tegasnya.

Melalui workshop ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang inklusif, adil, dan responsif gender guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat implementasi pengarusutamaan gender di lingkungan kampus serta meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang berorientasi pada keadilan dan kesetaraan gender.

Penguatan Publikasi Akademik, LPPM UIN FAS Bengkulu Tetapkan Kebijakan Article Processing Charge (APC)

Bengkulu, 25 Mei 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan pembahasan dan penetapan kebijakan Article Processing Charge (APC) bagi publikasi ilmiah di lingkungan jurnal UIN FAS Bengkulu di ruang rapat LPPM lantai 2. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola publikasi akademik yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing global.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S. Ag., M.Si dan dihadiri oleh Wakil Rektor II UIN FAS Bengkulu, Dr. Japarudin, S.Sos.I., M.Si Pengelola BLU, serta para pengelola jurnal di lingkungan UIN FAS Bengkulu.

Dr. Rini Fitria, S. Ag., M.Si, Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu menyampaikan bahwa penguatan publikasi akademik merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa jurnal ilmiah tidak hanya menjadi media publikasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi indikator kualitas akademik dan produktivitas riset sebuah institusi pendidikan tinggi.

Dr. Rini Fitria juga menyampaikan bahwa kebijakan APC diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengelolaan jurnal secara profesional, mulai dari proses editorial, penelaahan artikel (review), penyuntingan, hingga penerbitan yang berkualitas dan transparan. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu layanan publikasi ilmiah dan memperkuat daya saing jurnal UIN FAS Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Japarudin, S.Sos.I., M.Si, Wakil Rektor II UIN FAS Bengkulu juga memberikan arahan terkait pentingnya pengelolaan jurnal yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa penerapan kebijakan APC harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik serta tetap memperhatikan kualitas layanan publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti.

Kegiatan berlangsung melalui forum rapat dan diskusi bersama antara pimpinan universitas, pengelola BLU, dan pengelola jurnal guna membahas mekanisme penerapan APC yang efektif, terukur, dan berkelanjutan. Selain itu, para pengelola jurnal juga diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan saran terkait implementasi kebijakan tersebut.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN FAS Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya akademik yang unggul, meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua LPPM Bersama Pusat Lingkungan Hidup UIN FAS Bengkulu Ikuti Penanaman Pohon Bersama sebagai Implementasi Program Ekoteologi Kemenag RI

Bengkulu, 23 Mei 2026 — Pusat Lingkungan Hidup UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon bersama sebagai bagian dari implementasi program ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai di kawasan sekitar Gedung Dekanat Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia beserta jajaran, pimpinan dan sivitas akademika UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, serta Rektor IAIN Curup. Penanaman dilakukan secara simbolis dan kolaboratif sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kampus hijau dan penguatan nilai-nilai ekoteologi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Sebanyak 20 pohon matoa ditanam dalam kegiatan tersebut. Pemilihan tanaman matoa tidak hanya mempertimbangkan aspek penghijauan dan estetika lingkungan kampus, tetapi juga nilai ekologis dan keberlanjutannya sebagai tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan kampus.

Kepala Pusat Lingkungan Hidup UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mengintegrasikan nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, konsep ekoteologi tidak hanya dimaknai sebagai gerakan menanam pohon, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran spiritual bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

“Penanaman pohon ini merupakan simbol komitmen bersama bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah dan amanah keagamaan. Kampus memiliki tanggung jawab untuk menjadi pusat edukasi lingkungan sekaligus teladan dalam membangun budaya hidup berkelanjutan,” ujarnya.

Selain melalui gerakan penghijauan, implementasi ekoteologi juga diwujudkan melalui berbagai program lain, seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengembangan bank sampah kampus, penghematan energi dan air, penguatan Eco-Masjid, pengembangan transportasi hijau, hingga edukasi lingkungan dalam kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Seluruh program tersebut diarahkan untuk membangun budaya kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman pohon berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan Kementerian Agama Republik Indonesia ini, diharapkan penguatan program ekoteologi dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam transformasi kampus hijau di Indonesia.