Bengkulu – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan Green Campus, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), khususnya Pusat Lingkungan Hidup (PLH), berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu melaksanakan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon di lingkungan kampus, Jumat (26/6/2026).

Mengusung tema “Berakar pada Ekoteologi, Bertumbuh untuk Green Campus”, gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis UIN FAS Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang peduli terhadap lingkungan. Penanaman pohon tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga sebagai implementasi nilai-nilai keagamaan yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam dan keseimbangan ekosistem.
Program ini merupakan bagian dari transformasi UIN FAS Bengkulu menuju kampus berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kampus yang berwawasan lingkungan. Kolaborasi dengan Balai BPOM Bengkulu menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antarlembaga.
Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. KH. Khairudin, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus sarana membangun karakter sivitas akademika.
“Menanam pohon berarti menanam harapan dan masa depan. Kampus harus menjadi teladan dalam menjaga lingkungan hidup melalui aksi nyata yang berkelanjutan. Nilai-nilai ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral setiap insan,” ujar Rektor.
Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
“Lingkungan yang lestari menjadi fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi atas terwujudnya gerakan kolaboratif tersebut. Menurutnya, Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon merupakan implementasi nyata tridarma perguruan tinggi yang selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan.
“LPPM mendukung penuh Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon sebagai salah satu program strategis dalam mewujudkan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai Green Campus. Gerakan ini tidak hanya menghadirkan ruang terbuka hijau di lingkungan kampus, tetapi juga membangun budaya ekologis melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari karakter dan tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa gerakan ini dirancang sebagai program jangka panjang yang melibatkan seluruh unsur sivitas akademika, mitra pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat luas.

Melalui slogan “Berakar Nilai, Bertumbuh Kolaborasi, Berdampak untuk Bumi”, program ini diharapkan mampu menjadi gerakan kolektif yang menumbuhkan kesadaran ekologis sekaligus memperkuat posisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, mitigasi perubahan iklim, serta pencapaian indikator UI GreenMetric World University Rankings.
Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon diharapkan menjadi momentum penting bagi UIN FAS Bengkulu untuk terus menghadirkan berbagai inovasi di bidang lingkungan hidup. Dengan demikian, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian bumi melalui kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.




















