Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu Tandatangani PKS Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit
Jakarta — Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengelola Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Penandatanganan PKS ini menjadi bagian penting dalam penguatan pelaksanaan riset sekaligus komitmen terhadap peningkatan kualitas penelitian di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Ruchman Basori menegaskan bahwa orientasi pelaksanaan riset harus diarahkan pada aspek kualitas, akuntabilitas, dan integritas. Menurutnya, dukungan pendanaan penelitian perlu diikuti dengan pelaksanaan riset yang bertanggung jawab serta menghasilkan luaran yang berkualitas dan memberikan manfaat.
Pada tahun 2026, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memperoleh dua kelompok pendanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit yang melibatkan enam dosen, yakni Prof. Dr. Iim Fahima, M.A.; Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag.; Dr. Hamdan, M.Pd.; M. Arif Rahman Hakim; Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si.; dan Yasori Revola, M.Pd.
Ketua LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus momentum untuk terus meningkatkan kapasitas riset dosen di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
“Tentu menjadi suatu kebanggaan bagi kita dapat memperoleh pendanaan riset ini. Pendanaan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan riset dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, selain dukungan pendanaan riset melalui Litapdimas,”.

Ia berharap keterlibatan dosen dalam Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Penandatanganan PKS tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang berkualitas, akuntabel, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
