Pusat Literasi Keagamaan dan Gender LPPM UIN FAS Bengkulu Bersama ALIMAT Gelar Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan KUPI

BENGKULU – Pusat Literasi Keagamaan dan Gender Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama Perkumpulan ALIMAT menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Gedung Student Center UIN FAS Bengkulu, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan ulama perempuan, sekaligus mendorong peningkatan peran perempuan dalam pengembangan keilmuan, kehidupan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Rini Fitria, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membangun kapasitas kepemimpinan perempuan yang berlandaskan pengetahuan keagamaan, perspektif keadilan gender, serta kepedulian terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pembelajaran dan penguatan wawasan, tetapi juga melahirkan ulama perempuan yang mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas, pertukaran gagasan, dan konsolidasi gerakan ulama perempuan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin siap mengambil peran strategis dalam menghadirkan pemahaman keagamaan yang inklusif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan ulama perempuan sebagai bagian dari upaya mengembangkan kehidupan akademik dan keagamaan yang terbuka, berkeadilan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam kehidupan keagamaan dan sosial.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir perempuan-perempuan yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, dan kepemimpinan yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. UIN FAS Bengkulu berkomitmen mendukung berbagai upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan peran perempuan dalam kehidupan beragama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan ALIMAT, Iklilah Muzayyanah, turut menyampaikan sambutan secara daring. Kehadiran ALIMAT dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kepemimpinan ulama perempuan serta mendorong terwujudnya kehidupan keagamaan yang menjunjung nilai keadilan dan kesetaraan.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN FAS Bengkulu dan Perkumpulan ALIMAT. Penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama antara LPPM UIN FAS Bengkulu dan Perkumpulan ALIMAT.
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan literasi keagamaan dan gender.

Pelatihan Kepemimpinan Ulama Perempuan KUPI ini diikuti peserta dari berbagai unsur. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta diharapkan memperoleh penguatan pengetahuan, keterampilan kepemimpinan, serta perspektif yang dapat diterapkan dalam menjalankan peran di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Pusat Literasi Keagamaan dan Gender LPPM UIN FAS Bengkulu bersama Perkumpulan ALIMAT menegaskan komitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas ulama perempuan, memperluas kolaborasi antarlembaga, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan kehidupan keagamaan yang inklusif, adil, dan berkemajuan.
